Feeds:
Tulisan
Komentar

Tak Nyata Bersama

Aku tahu ku takkan pernah lupa
Saatku hanya bisa memandangi potretmu
Mencoba mengkhayalkan dirimu

Ingatkah saat kita memandangi langit malam yg sama?
Walau kita tak nyata bersama
Kita tersenyum pada bulan yang sama
Menunjuk satu bintang yang ada

Waktu demi waktu
Kau temani hari sepiku
Semua detik malamku

Hingga aku ungkap semua rasaku

Aku mengerti semua perkataanmu
Aku memang telah dimiliki
Tapi hatiku tak bisa mengingkari
Apa yang kurasa selama ini

Hingga saat ini aku tahu kau telah temukan dia yang telah mengisi hatimu

Jika saja kamu tahu
Ya ya
Ini bukan sekedar sajak
Atau barisan kalimat indah

Ini goresan tentang kamu dihatiku

Entah apa yang bisa kuretas lagi
Aku bahagia hanya bila kamu bahagia.

.V.

Forvie

Hentak berai kaca dalam ruang
Pecah bagai tak bermakna
Ya, mungkin itu aku.

Lelah mata tatap goresan cacat
Goresan cacat ?
Ya, itu hidupku

Hati tak berharap mendapat indah
Hanya ingin berarti
Mungkin, itu tangguhku.

Teh hangat saat ku menulis ini
Terasa sangat dingin di lidah
Saat ku tak tahu apalagi yang bisa kulakukan.

Selain mengemis sebuah maaf untukmu.
Untukmu.

V.

Untitled VI

“Maaf, tak bisa kutulis banyak. tinta habis. semalam kugoresi langit dengan namamu.”

aku bukan hanya sebuah puisi

bukan
aku bukan sederet
bukan rentetan kata tak berarti
aku lukiskan yang tak terlukis
ucapkan lebih jujur dari mulut

aku perasaan yang terkunci
digembok
kunci hilang
psst..aku berbisik dari balik rantai
dari sela-sela pintu beton
bertuliskan “dilarang masuk”

selipkan aku sehelai kartu
ya..ya..
aku masih punya pensil ini

nanti hilang?
tak mengapa
waktu juga begitu

asalkan masih tersimpan dalam ingatan

Pernah kau katakan padaku

Sampai kapan kita kan bersembunyi

Menutupi cerita cinta

Karena kau tak seharusnya di sini

Terlanjur ku jatuh dalam pelukanmu kasihku

Terlanjur diriku duakan cintanya

Salahkah bila kubersamamu

Aku tak peduli cinta

Kesalahan ini terasa indahnya

Semakin kucoba tuk berhenti

kutersiksa lagi

Cinta jangan kau lari (pergi)

Kau mainkan peranmu ini

Membiarkan ku ada dalam gelap

Tersekat dua ruang hati

Biarkan diriku tanpa harus memilih

To you,
With full hatred.

I hate love. I hate feeling glad to meet you, timid smile, and take, always take. I hate my heart beated awaiting you online. And when you appear in, I thought, smiled, and tried to find the sentences you to be funny, there, a laugh. Because, they say, an easy way to make people like you is to make them laugh. Hopefully it is the truth.

I hate to have to start the message to you. I also hate you surprised to see the message appears in my inbox, and I hate what I have to take so long to respond, delete them, thinking for word. I hate when love, all the detail that I say, say, send, write to you to be important, seems to be flawless, or so I can lose you. I hate have to be in a position like that. But, I can not bid, I hate have to translate and interpret your open to me.I hate when I incorrectly interpret.

Once again I am a once-again-one interpret the full confidence I should hate to think before you sleep and feel something that’s moving in the chest, spreading to all my body, and I feel surrender, anxiety. I hate to think I can continue like this all night, without sleep. Well enough alone.

I hate when logic and voice remind me, “Hey! This is only for the physical only, in the end you’ll know, you both do not have a commitment. I hate have to seek out a small mistake in your self. Mistake desperate that I forced the search because I hate to know that you can be the perfect, you could be without blemish, and I could really love you. I hate being in love, especially to you. I love to hate you. Because, in this sense  ; behind all feeling nostalgic, afraid, bashful, the struggle in the bark and slowly …

I fear alone and always want to close with you.

Arana To Cha

Kepada Kamu

Kepada kamu,
Dengan penuh kebencian.

Aku benci jatuh cinta. Aku benci merasa senang bertemu dengan kamu, tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunggu kamu online.

Dan di saat kamu muncul, aku berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, disana, bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar.

Aku benci harus memulai SMS ke kamu. Aku juga benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata.

Aku benci ketika jatuh cinta, semua detail yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. Tapi, aku tidak bisa menawar,
Aku benci harus menerjemahkan dan mengartikan keterbukaanmu kepadaku. Aku benci kalau aku salah mengartikan.

Sekali lagi aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.

Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan, “Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya komitmen.

Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu. Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela, dan aku, bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.

Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini; di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…

aku takut sendirian dan selalu ingin dekat dengan kamu.

Arana To Cha

Malam ini kulewati
Tanpa sebuah arti
Kujalani sepi ini
Seorang diri

Hilangkah rasa cintamu ?
Atas segala yang kuberi padamu
Kau balas segala sayangku
Dengan semua kesendirianku

Ku mencoba lupakan
Semua yang tlah menjadi kenangan
Kini ku hanya sendiri
Menjalani kesendirian ini

Mencoba tuk hilangkan segala kerinduanku padamu..

Dan kini ku hanya ingin sendiri dalam kesendirian
kini ku hanya ingin sendiri dalam kesendirian
ku hanya ingin sendiri dalam kensendirian
hanya ingin sendiri dalam kesendirian
ingin sendiri dalam kesendirian
sendiri dalam kesendirian
dalam kesendirian
kesendirian
sendirian
sendiri

[ Lynard ]

Saatku terbayang kenangan yang terjalin waktu itu
Kumenangis tanpa suara
Kulelah untuk berlari dari semua itu
Tapi aku.. ( Maaf kertasnya sobek, lanjutannya hilang )

[ Q ]

Untitled V

Cinta membuat kita tersenyum
Cinta membuat sesuatu yang tak mungkin menjadi mungkin
Cinta merubah butiran hujan menjadi mutiara

Khayalan menjadi nyata
Lemah menjadi kuat
Gelap menjadi terang

[ Q ]

Tulisan Sebelumnya »